Yang Paling Diingat dari Robur Era ’70 – ’90 an

0
7

Banda Aceh, Atjeh.ID – Robur memang identik dengan mahasiswa yang katanya cuma era 70-an & 80-an sih, tetapi saya mau protes juga nih. Soalnya saya yang kuliah era 1999 juga pernah merasakan “Simpang Mesra” nya Robur.

Jangan senyum-senyum lah abang-abang mahasiswa 70-an dan & 80-an.

Waktu jaman saya kuliah tahun 1999, ongkos angkut Robur 100 rupiah, tetapi masih mahal untuk mahasiswa seperti saya jaman itu. Ongkos Damri waktu itu 150 rupiah. Selisih 50 rupiah saja undah terasa adik-adik mahasiswa milenials. Kadang kernetnya juga lupa, “grik-grik!” Selamat! heee. Maaf!

Soal cerita “Simpang Mesra” tanya abang-abang atau paman-paman kalian sajalah ya adik-adik mahasiswa milenials!

Biar lebih kenal, ini dia ulasan tentang Robur:

1. Simpang Mesra di Lingke

Lihat arah panah rambu-rambu lalulintas di kiri gambar. Ini adalah Simpang Mesra dari arah Darussalam dengan tugu penanya, tempat para mahasiswa menuntut ilmu, kampus jantong hatee rakyat Aceh, Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (dulu: IAIN Ar-Raniry). Jangan lagi teriak “yang mesra” om ya saat di Robur!

2. Robur riwayatmu kini

Ini Robur yang tergeletak di kampus Universitas Syiah Kuala. Robur ini besutan pabrikan Volkseigener Betrieb VEB Robur-Werke Zittau dari Jerman Timur.

3. Bagian dalam Robur

Yang ini kursi tempat duduknya. Tetapi paman-paman kalian sepertinya lebih senang berdiri di bagian belakang tu adik-adik mahasiswa milenials.

4. Bagian interior sopir

Yang ini bagian interiornya. Lihat speedometernya! menggodakan?

5. Sopir Robur generasi pertama Era 70-80 an

Namanya Keuchik Harun. Jangan lupa beliau di do’akan ya om dan bunda. Semoga Allah SWT tetap menjaga beliau dalam keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya. Aamiin.

Nah, apa pendapat kalian tentang Robur jaman milenials. Mau minta yang seperti ini nggak buat kalian ke kampus?

Terima kasih sudah mengantar ribuan gelar sarjana!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here