Sultan Difitnah Meminta Dua Wanita Eropa

0
10

Kisah ini berawal dari kedatangan Thomas Best, seorang utusan resmi Raja Inggirs, James I ke Aceh. Ia membawa surat khusus dari Raja James I dan akan berlabuh di pantai Aceh 13 April 1613 Masehi.

Saat hendak beranjak pulang ke negeri asalnya, Inggris, Sultan Iskandar Muda menitip surat khusus kepada Raja James I melalui Thomast Best. Surat itu ditengarai sebagai sumber fitnah yang mengatakan Sultan Iskandar Muda meminta kepada Thomast Best agar mengusulkan kepada Raja James I untuk mengirim dua wanita kulit putih untuk dijadikan isterinya, dengan iming-iming bila salah satu dari mereka melahirkan anak laki-laki, maka akan dijadikan Raja Pariaman.

Sebuah catatan yang kemudian dikenal dengan catatan Copland disebutkan:

“He desired the General to commend him to the King of England and to entreat him to send him two white women, for (said he) if I beget one of them with child, and ir prove a son, I will make him King of Priaman, Pasaman, and of the coast from whence you fetch your pepper; so that yee shalt not need to come any more to me, but to your owne English king for these commodities.”  

[Sultan meminta Best mengusulkan kepada Raja Inggris untuk mengirim dua wanita putih, karena bila salah satunya melahirkan anak laki-laki dia akan saya jadikan Raja Pariaman, Pasaman dan pesisir dari mana Inggris mengambil lada, sehingga anda tidak perlu lagi datang kepada saya, melainkan kepada Raja Inggris untuk mendapat komoditi ini].

Malah kemudian disebutkan, pada 9 November 1914 Masehi di Britania, Inggris Raya, seorang gentlemen of honourable parentage, pria dari orangtua terhormat maju ke depan sidang pimpinan perusahaan kompeni Hindia Timur Inggris. Ia menawarkan seorag anak gadisnya yang sangat cantik, pandai bermain musik dan memikat hati saat bertutur sapa.

Bahkan perihal agama juga sudah dijelaskan kepada dewan pimpinan dan mereka tiada khawatir bila gadis jelita yang menggairahkan itu memeluk agama dan keyakinan Islam.

Padahal dibalik itu, Sultan Iskandar Muda jelas hanya menulis catatan/surat yang kemudian dikenal dengan judul, “Berwarna Sadalinggam” kepada Raja James I. (*)

*Ikuti Sejarah Sultan Iskandar Muda lainnya dalam bentuk serial di media ini.

Kisah selanjutnya: Siapa Thomast Best, Utusan Raja James I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here